| Ratusan Caleg Terancam Gugur |
| Kamis, 25 September 2008 | |
|
Tak Datang, karena Tak Bisa Baca Alquran
Laporan RPG, Takengon RATUSAN calon legislatif (caleg) yang sudah mendaftar dari berbagai partai nasional maupun partai lokal, diperkirakan akan gugur akibat tidak mengikuti tes baca Quran. Atau caleg tersebut dinyatakan tidak lulus setelah mengikuti tes. Tes membaca Alquran dimulai Jumat pagi (12/9) lalu di Kantor KIP Aceh Tengah tepatnya di Mess Time Ruang Kemili Kecamatan Bebesen. Tes tersebut untuk 836 calon legislatif (caleg) di Kabupaten Aceh Tengah. Namun saat tes dilangsungkan menurut nomor urut partai, banyak caleg yang tidak datang pada hari yang ditentukan. Namun panitia dari KIP menyatakan bahwa mereka yang tidak datang masih diberi kesempatan akan diuji oleh KIP hingga 26 September mendatang. “Tes baca Quran belum final, karena ada edaran KIP provinsi yang memberi kelonggaran waktu hingga 26 September mendatang,” ujar Hamidah kepada koran ini melalui pesan singkat, Rabu (24/9). Menurut sumber koran ini di KIP Aceh Tengah, sekitar 143 orang lagi belum mengikuti tes baca Quran karena berbagai alasan pada hari yang ditentukan. Setelah diberi kesempatan untuk mengikuti tes susulan dihari yang telah ditentukan hingga 26 September. “Ada caleg yang malu datang untuk tes karena tidak bisa baca Alquran,” ujar sumber di KIP Aceh Tengah. Menurut sumber tersebut, diperkirakan ratusan orang caleg akan gugur jika tidak mengikuti tes baca Alquran susulan nantinya. Kasubag Hukum dan Humas KIP, Win Akbar, sebelumnya menyebutkan, caleg tersebut akan langsung di tes oleh anggota KIP Aceh Tengah, penguji tes baca Alquran tersebut terdiri dari tiga TIM yang dibentuk berdasarkan rapat pleno 10 September lalu. Ketiga Tim tersebut masing-masing di ketuai oleh, Tim I Drs Hasbullah AR, Tim II Husin Canto dan Tim III langsung di Ketuai oleh Ketua KIP Aceh Tengah, Hamidah, SH. Menurut Win Akbar, caleg yang tidak hadir pada saat mengikuti tes baca Alquran dan mengirim surat dengan alasan yang jelas, maka caleg tersebut akan di tes terpisah. “Sedangkan yang tidak ada keterangan akan gugur,” tegas Win Akbar.(win/azf) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




