| Saling Serang di Segiri |
| Kamis, 25 September 2008 | |
|
SAMARINDA (RP) – Duel penutup di Bulan Ramadan akan dilakoni skuad Persiba Balikpapan malam ini. Bertanding di Stadion Segiri pukul 21.00 Wita, anak asuh pelatih Peter Butler ini menghadapi tim papan atas, Persipura Jayapura.
Duel yang berat, mengingat tim tamu mengincar poin dari tuan rumah yang sudah merasakan kegagalan memetik poin penuh pada duel tiga hari sebelumnya menghadapi saudara Persipura, yaitu Persiwa Wamena di tempat yang sama. Kedua tim mengalami nasib yang berbeda. Persipura yang pada pertandingan terakhir mampu mengalahkan Bontang PKT kini menempati posisi ketiga klasemen sementara, di bawah Persija dan Persela. Kalau berhasil kembali meraih tiga angka, posisi mereka akan kembali menanjak. Sementara pasukan Peter Butler yang berada di urutan 13, belum mampu menemukan permainan terbaiknya. Butler yang terlihat kurang puas dengan kinerja pemain depannya saat bermain imbang tanpa gol dengan Persiwa Wamena, Ahad (21/9) lalu, pada sesi latihan terakhir di Segiri jelang duel malam ini lebih banyak memberikan porsi latihan penyelesaian akhir. Talouhu Abdul Musafri, Pepito Sanusie, Sultan Samma mendapat jatah latihan penyelesaian akhir bola-bola matang di depan gawang. “Saya mau pemain di semua posisi fokus. Menghadapi Persiwa kami kurang beruntung. Saya pikir finishing touch pemain depan harus lebih diasah,” ucap Butler. Persiapan Persiba sendiri bukan hanya terfokus pada penyelesaian akhir namun mengarah juga pada kerja sama tim. Butler tampaknya tidak ingin timnya meraih hasil kurang memuaskan seperti tiga laga sebelumnya. Butler dihadapkan pada pilihan sulit karena satu pemain kesayangannya di lini tengah, Bruno Zandona belum bisa turun. Cedera akibat benturan pada lutut kiri membuatnya harus absen selama dua bulan. “Lini tengah tetap saya mainkan Robbie Gaspar dengan Liu (Eliusangelo). Untuk striker mungkin Musafri dan Sultan Samma,” ujar mantan pemain West Ham United ini. Alternatif lain di lini depan, Butler bisa memasang Brima Pepito “Adebayor” Sanusie. Kalau pemain berambut gimbal ini dimainkan dari awal, bisa saja Butler akan menumpuk tiga striker dengan formasi 3-4-3, tapi posisi Sultan ditarik lebih ke tengah. Selesai pada masalah lini depan, Butler dipusingkan dengan absennya kapten tim, Ferly La’ala. Kondisinya belum bisa dipaksakan untuk bermain. Lini sentral ini dipastikan hanya akan diisi tiga pemain dengan menempatkan Mijo Dadic sebagai libero. “Mijo akan main, mungkin pasangan Taufik dan Muhammadan,” katanya. Mengenai Persipura, Peter mengakui tim tersebut tangguh. “Mereka sudah dapat poin di Bontang, kami harus waspada. Tapi yang jelas kami juga tak mau kehilangan poin penuh. Persipura tim yang bagus, tapi mereka nanti menghadapi Persiba, jangan harap bisa mengalahkan kami,” tandasnya. Sementara itu, skuad Persipura Jayapura sendiri dinaungi konfidensi tinggi. Kemenangan dengan skor besar 4-2 atas tuan rumah Bontang PKT di Stadion Mulawarman membuat rasa percaya diri Ricardo Salampessy dkk meninggi. Jacksen sendiri sebagai arsitek tim menegaskan kalau dirinya tak mematok berapa poin yang harus diraih saat menghadapi Persiba Balikpapan nanti. “Yang pasti dalam setiap laga kami ingin dapat poin, satu atau tiga angka,” ucap Jacksen. Persipura dalam performa terbaik menurut pelatih dari Brazil ini, karena setelah menghadapi PKT, tim langsung berangkat ke Samarinda dan memiliki masa recovery yang bagus. Ditambah lagi tak ada pemain yang absen pada pertandingan malam ini. “Saya menciptakan suasana santai dalam tim, sehingga pemain merasa senang. Yang pasti menghadapi Persiba kami akan memberikan perlawanan terbaik. Apalagi ini laga terakhir kami dari empat kali away, jadi kami ingin happy ending,” sebut Jacksen lagi. Secara terbuka Jacksen mengakui tak mudah menghadapi Persiba, apalagi bertanding di lapangan yang berpasir seperti di Segiri. “Persiwa saja harus kerja keras sebelum akhirnya dapat tiga angka. Saya kira Persiba jadi lawan yang tak bisa kami anggap enteng,” ucapnya.(alv/obi/jpnn) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




