Jumat, 21 November 2008 || 22 Zulqaidah 1429 Hijriah
Total SportRebutan Kepentingan

Kamis, 20 November 2008

article thumbnail

Teras UtamaPenginapan Jauh, JCH Terima 100 Riyal

Kamis, 20 November 2008

article thumbnail

Kondur dan Nelayan Belum Sepakat
Kamis, 25 September 2008
Kompensasi Tak Melaut Selama Seismic
Laporan EVI SURYATI, Bengkalis Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
PERUNDINGAN antara PT Kondur Petroleum SA dengan nelayan soal kompensasi tak melaut selama seismic belum membuahkan kata sepakat. Kedua belah pihak bersikukuh dengan tawaran masing-masing.

Pertemuan yang digelar di aula Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlat) Bengkalis ini dihadiri 30 nelayan, tokoh masyarakat dan pihak Kondur Petroleum. Sedangkan Kepala Diskanlat Herman bertindak sebagai fasilitator antara nelayan dari pihak perusahan.

Kepala Diskanlat, Herman ketika dihubungi mengatakan tujuan pertemuan ini untuk membicarakan masalah kompensasi untuk nelayan selama pelaksanaan seismic di perairan Bantan Air, Muntai dan Teluk Pambang, Kecamatan Bantan. Selama proses seismic, pihak perusahaan meminta kepada nelayan dari tiga desa itu untuk tidak melaut selama tiga hari. Pihak perusahaan akan memberikan kompensasi kepada nelayan yang tidak melaut selama lima hari sejumlah Rp100 ribu per nelayan.

Selama proses seismic tidak ada kegiatan nelayan di laut. Karena proses ini kapal dari pihak Kondur membawa kabel sepanjang 4 Km melakukan pemetaan dasar laut. Makanya, nelayan tidak dibenarkan berada di perairan yang diseimic, guna menghindari hal-hal buruk.

Pertemuan berlangsung alot, karena masing-masing pihak bersikukuh soal besarnya kompensasi. Misalnya, menurut versi sebagian kelompok nelayan, pihak perusahaan harus memberikan kompensasi Rp1 juta per hari untuk setiap orang. Tentunya tawaran itu tidak langsung diamini oleh pihak Kondur Petroleum SA yang menawarkan kompensasi Rp100 ribu per hari bagi setiap nelayan selama lima hari.

Awalnnya, kata Herman pada perundingan ini sempat mencair, karena sebagian nelayan mulai menerima tawaran pihak perusahaan. Namun karena ada beberapa orang nelayan yang tidak sepakat, dan tetap menginginkan dana kompensasi Rp1 juta, maka pertemuan tidak menemukan kata sepakat. “Kita hanya sebagai fasilitator, mudah-mudahan kedua belah pihak menemukan kata sepakat, sehingga tidak ada persoalan di kemudian hari,” tukasnya.

Akibat tidak adanya kata sepakat ini, Diskanlat Bengkalis akan memberikan pengertian kepada nelayan agar kembali mau duduk semeja. Sebaliknya pihak perusahaan bisa mencarikan solusi terbaik, sehingga nelayan bersedia menerima tawarannya.

Kegiatan seismic yang dilakukan Kondur Petroleum, pada dasarnya untuk kepentingan orang banyak. “Jika memang di pantai kecamatan Bantan memang ditemukan sumberdaya alam minyak, patut disyukuri,” ungkapnya.***
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
epaper.riaupos.co.id

StopGlobalWarming.org

Google
 

Ekonomi & Bisnis

article thumbnailSubsidi Bunga KPR Layak Diberikan

Kamis, 20 November 2008

JAKARTA (RP) - Pemerintah diminta lebih proaktif dalam menggerakkan sektor properti di tanah air untuk menghindari terjadinya krisis subprime mortgage seperti yang terjadi di Amerika...

Simak Juga

Metropolis

article thumbnail”Bukan untuk Dibanggakan”

Kamis, 20 November 2008

KOTA (RP) — Penganugerahan Pamong Award 2008, disampaikan Wali Kota Pekanbaru Drs H Herman Abdullah MM bukan untuk dibangga-banggakan. Penghargaan tersebut dikatakannya merupakan...

Simak Juga