| Pematanglabu, Lokasi Bandara |
| Kamis, 25 September 2008 | |
|
Acil: Masih Tahap Studi Kelayakan
Laporan SYAHRI RAMLAN, Bagansiapi-api syahri-ramlan@bagansiapi-api DAERAH Pematanglabu yang berada di Sungai Labu, Kepenghuluan Telukbano I, Kecamatan Bangkopusako, Kabupaten Rohil, disiapkan untuk dijadikan area bandar udara. Luas areal lahan yang dipersiapkan untuk menjadi kawasan bandar udara tersebut mencapai 100 hektare. Sedangkan panjang landasan pacunya mencapai sekitar 128 kilometer lebih. Penegasan tersebut disampaikan oleh Camat Bangkopusako, Acil Rustianto didampingi Camat Kubu, Jabil Syamsuddin yang ditemui Riau Pos, Rabu (24/9) di Bagansiapi-api. ‘’Di daerah sana itu, memang sedang dipersiapkan untuk menjadi kawasan bandar udara. Rencana pembangunannya itu melibatkan kerjasama antara pemerintah pusat, provinsi dan pemkab. Kalau Pemkab Rohil hanya menyediakan lahannya saja yakni di Pematanglabu itu tadi,’’ kata Acil Rustianto. Hanya saja, tambah Acil Rustianto, daerah Pematanglabu yang telah dipersiapkan menjadi areal kawasan bandar udara tersebut kapasitasnya masih dalam tahap studi kelayakan yang dilakukan oleh pihak Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Rohil. ‘’Intinya, areal yang telah dipersiapkan itu belum final. Karena masih akan terus dikaji lebih lanjut berkaitan dengan kelayakannya baik soal kondisi tanah maupun letak geografisnya,’’ kata Acil Rustianto. Secara kasat mata saja, lanjut Acil Rustianto, Pematanglabu memiliki keunggulan bila dibandingkan dengan daerah-daerah yang sudah disiapkan menjadi kawasan bandar udara lainnya seperi Baganjawa, Kecamatan Bangko dan Tanahmerah, Kecamatan Rimbamelintang. ‘’Kalau di Baganjawa, kondisinya tidak memungkinkan lantaran kondisi tanahnya yang labil. Sedangkan di Tanahmerah, kendati tanahnya termasuk tanah keras, namun posisi daerahnya sangat jauh dengan Bagansiapi-api,’’ kata Acil Rustianto. Kalau di Pematanglabu, tambah Acil Rustianto, memiliki nilai yang cukup strategis. ‘’Kalau jembatan Pedamaran I dan Pedamaran II itu selesai dibangun, maka jarak tempuh ke Bagansiapi-api sangat dekat sekali. Selain itu, Kabupaten Rohil termasuk daerah yang berada di perbatasan dengan beberapa negara lain. Dalam rangka menjaga pertahanan dan keamanan, maka pengoperasian pesawat-pesawat khusus melalui bandar udara di Pematanglabu itu bisa dilakukan dengan waktu singkat. Apalagi secara geografis, Pematanglabu termasuk daerah dataran tinggi dan tanahnya cukup keras. Jadi, daerah itu sedang diproyeksikan menjadi kawasan bandar udara yang kondisinya masih dalam tahap penjajakan,’’ kata Acil Rustianto. Acil menjelaskan, untuk tahap awal kawasan bandar udara Pematanglabu tersebut diperuntukan bagi pesawat-pesawat kecil jenis Fokker 27. ‘’Bagaimana selanjutnya, ya itu semua nanti tergantung hasil penjajakan dari pihak Bappeda. Yang jelas, kawasan bandar udara untuk Rohil diperkirakan dipusatkan di sana. Kajian dan studi lainnya sedang dilakukan di sana. Apakah nanti hasilnya layak atau tidak, itu semua tergantung hasil survey tadi. Makanya, kawasan bandar udara yang disiapkan di Pematanglabu itu, kondisinya belum final,’’ kata Acil Rustianto.*** |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




