| Tiga Bulan, Stok Beras Aman |
| Rabu, 24 September 2008 | |
|
Laporan GEMA SETARA, Pekanbaru
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
BADAN Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Riau-Kepulauan Riau (Kepri) menjamin stok beras untuk daerah ini dalam tiga bulan kedepan dalam kondisi aman dan terkendali. Begitu juga dengan beras untuk bencana alam senantiasa siaga di gudang Bulog. Karenanya, masyarakat tidak perlu khawatir kekurangan beras sebelum dan pasca Idul Fitri serta awal tahun mendatang. Kepala Bulog Divre Riau-Kepri Husin Harahap, Selasa (23/9) mengungkapkan, saat ini stok beras yang ada mencapai 13 ribu ton, yang diprediksi bisa tercukupi hingga bulan Desember mendatang. ‘’Tidak ada persoalan untuk beras. Kita berani menjamin ketersediaannya. Tidak hanya itu, untuk cadangan enam bulan Bulog juga punya stok yang cukup besar mencapai 26 ribu ton, artinya untuk enam bulan juga ketersediaan beras di Riau tidak ada persoalan dan jumlahnya dalam kondisi yang mencukupi dan memadai,’’ tuturnya. Untuk harga pendistribusian masing-masing antara Rp6.000 sampai Rp7.000 per kilogramnya, prioritas yang utama yang dijaga Bulog adalah untuk peredaran di pasar-pasar tradisional, mengapa karena banyak masyarakat kita yang membeli beras tersebut di pasar-pasar tradisional, sehingga masyarakat membeli beras tersebut sesuai dengan harga standar yang ditetapkan Bulog. Untuk beras yang akan digunakan bagi masyarakat yang tertimpa bencana alam juga tersedia dalam jumlah memadai dan siap dikeluarkan dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkannya. Untuk beras cadangan bencana alam ini ada dua katagori masing-masing dari gubernur tersedia sebanyak 200 ton, sedangkan dari bupati/wali kota sebanyak 100 ton. Dia menyebutkan, setiap bulannya Bulog juga menyalurkan sebanyak 5.500 tin beras, dimana masing-masing Rumah Tangga Miskin (RTM) mendapatkan 15 kilogram beras dan dibagikan kepada sebanyak 293.693 RTM di seluruh Riau. ‘’Sistem ini sangat membantu dalam menstabilkan harga jual beras di pasaran,’’ ujarnya.(uli) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




