Jumat, 21 November 2008 || 22 Zulqaidah 1429 Hijriah
Total SportRebutan Kepentingan

Kamis, 20 November 2008

article thumbnail

Teras UtamaPenginapan Jauh, JCH Terima 100 Riyal

Kamis, 20 November 2008

article thumbnail

2.000 Sapi Disiapkan untuk Hari Raya Idul Fitri
Rabu, 24 September 2008
PEKANBARU (RP) - Kepala Dinas Peternakan Provinsi Riau Drs R Erisman, meninjau ketersediaan stok daging untuk keperluan di Hari Raya Idul Fitri 1429 H, di PT Riau Agro Mandiri (PT RAM) Muara Fajar, Plaza Ternak Kulim dan Rumah Potong Hewah (RPH) Jalan Cipta Karya Panam Pekanbaru, Selasa (23/9).

Dalam tinjauan itu R Erisman merasa lega, karena tahun ini Riau tak perlu lagi memesan daging dari Lampung karena stok daging untuk Idul Fitri 1429 H sudah tersedia cukup di PT Riau Agro Mandiri di Desa Muara Fajar Rumbai Pekanbaru, dan di Plaza Ternak Kulim Pekanbaru.

Dalam kunjungan ke peternakan PT Riau Agro Mandiri (PT RAM) Muara Fajar Rumbai kemarin, Kadisnak Riau R Erisman didampingi Direktur Humas PT RAM Dheni Kurnia dan staf Balai Karantina Hewan Riau drh Ida Bagus Raka.

Dheni Kurnia dalam penjelasannya mengatakan, stok sapi pedaging Brahman Cross di peternakan PT RAM untuk Idul Fitri tahun ini ada 3.500 ekor. Di mana 2.000 ekor dialokasikan untuk keperluan Pekanbaru dan Riau. Selain melayani pembelian untuk lokal Pekanbaru dan Riau, PT RAM juga melayani pembeli dari Sumut dan Aceh yang setiap hari berdatangan ke pertenakan itu di Desa Muara Fajar Rumbai Pekanbaru.

Saat ini pesanan sapi mencapai 70 ekor per hari. Menjelang Idul Fitri nanti pesanan bisa mencapai 200 ekor per hari. Kemarin sudah masuk lagi sapi impor Brahman Cross asal Australia ke peternakan ini sebanyak 2.054 ekor.

Menurut Kadisnak Riau R Erisman, masyarakat jangan resah menghadapi Idul Fitri tahun ini karena stok daging mencukupi untuk Pekanbaru dan Riau. ‘’Kalau tahun lalu Riau masih memesan sapi ke Lampung, tapi kini tidak lagi karena sudah tersedia di PT RAM, Plaza Ternak dan ternak rakyat lainnya. Diharapkan harga daging jelang Idul Fitri akan stabil mencapai Rp55.000 hingga Rp70.000 per kg,’’ ujar R Erisman.

Sementara menurut drh Ida Bagus Raka, ternak sapi impor Australia ini sudah mendapat sertifikat dari Australia dan dijamin bebas penyakit sapi gila, penyakit mulut dan bebas penyakit kaki.(azf)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
epaper.riaupos.co.id

StopGlobalWarming.org

Google
 

Ekonomi & Bisnis

article thumbnailSubsidi Bunga KPR Layak Diberikan

Kamis, 20 November 2008

JAKARTA (RP) - Pemerintah diminta lebih proaktif dalam menggerakkan sektor properti di tanah air untuk menghindari terjadinya krisis subprime mortgage seperti yang terjadi di Amerika...

Simak Juga

Metropolis

article thumbnail”Bukan untuk Dibanggakan”

Kamis, 20 November 2008

KOTA (RP) — Penganugerahan Pamong Award 2008, disampaikan Wali Kota Pekanbaru Drs H Herman Abdullah MM bukan untuk dibangga-banggakan. Penghargaan tersebut dikatakannya merupakan...

Simak Juga