| Banyak Pejabat Tak Bisa Memilih |
| Selasa, 23 September 2008 | |
|
Laporan evi suryati,bemgkalis evi
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
Pesta demokrasi Pilgubri di Bengkalis masih aman dan kondusif. Pelaksanaan pencoblosan kertas suara berlangsung aman dan tertib. Namun sejumlah masyarakat banyak yang merasa kecewa kehilangan hak suaranya karena mereka tidak mendapat kartu pemilih dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD). Padahal mereka memiliki Kartu Keluarga dan KTP. Kuat dugaan data KPU Riau dan KPUD Bengkalis masih simpang siur. Bahkan sejumlah pejabat di Kabupaten Bengkalis banyak yang tidak mendapatkan kartu pemilih. Pantauan Riau Pos, Senin (22/9) pagi di TPS 1 dan TPS 2 Kelurahan Damon Bengkalis yang tidak jauh dari belakang kantor Depag Kabupaten Bengkalis, beberapa masyarakat yang ingin menyumbangkan hak suaranya kecewa. Pasalnya, nama-nama mereka yang terdata di catatan sipil dan kependudukan sebagai pemilik KTP tidak dapat melaksanakan pencoblosan. Salah satu di antaranya Fahrudin, Kabag Perlengkapan Setda Bengkalis yang merasa kecewa saat datang ke TPS tersebut dengan membawa KTP tidak dapat memiih karena tidak diterima oleh petugas lantaran namanya tidak terdaftar sebagai pemilih tetap. “Saya selaku penduduk asli di daerah Damon ini mustahil saya tidak dapat memilih, kan KTP saya ada malah ada nomor NIK. Kenapa saya tidak mendapat kartu pemilih, ini untung saya datang karena saya akan memberikan hak suara saya, kalau tidak dapat memilih percuma saja saya memiliki KTP,” ujar Fahrudin dengan nada kesal. Tak hanya itu, kekesalan Fahrudin tersebut juga sempat disaksikan oleh pejabat teknis di Bengkalis. Di mana Kadis Kependudukan, catatan Sipil dan Tenaga Kerja Kabupaten Bengkalis, Drs Rosfian MM berada di lokasi TPS 1 dan 2 tersebut. Rospian yang datang ke TPS mengenakan baju kaos mengatakan, apa yang terjadi terkait dengan terdaftarnya pemilik KTP sebagai pemilih tetap bukan berarti KTP-nya yang harus disalahkan akan tetapi sistim pendataan yang dilakukan KPU perlu ditinjau ulang. “Bagi masyarakat yang sudah memiliki Kartu Keluarga (KK) maupun KTP berarti sah sebagai penduduk, soal dapat kartu pemiih atau tidak semuanya tergantung kepada kebijakan yang diambil oleh KPU, kami hanya sebatas mendata penduduk bukan yang berwewenang menentukan daftar pemilih,”jelas Rosfian Begitu juga di lokasi TPS 4 Desa Senggora, Kecamatan Bengkalis, Komari SH MM, selaku ketua KPPS, juga menerima nasip yang sama dirinya sama sekali tidak terdaftar sebagai pemilih tetap padahal dia bersama keluarganya sudah memiliki kartu keluarga dan KTP dan menurut Komari lagi, dari informasi yang didapat Ketua DPRD Bengkalis, Reza Fahevi juga tidak terdaftar sebagai pemilih dan masih banyak warga yang tidak terdaftar terutama di Desa Senggoro. “Saya memperkirakan hari ini di Kota Bengkalis saja berkemungkinan terdapat 20-30 persen yang tidak terdaftar sebagai pemilih, dan yang sudah terdaftarpun banyak yang tidak hadir mencoblos, kinerja KPU seperti ini harus ditinjau ulang, lebih baik tidak usah pakai kartu pemilih, cukup menggunakan KTP saja,” ujar Komari. Terkait hal ini, Bupati Bengkalis H Syamsurizal MM yang sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB meninjau TPS yang ada di Kota Bengkalis dengan didampingi Sekda Kabupaten Bengkalis H Sulaiman dan Camat Bengkalis Jaafar Arif juga merasa kecewa atas kinerja KPU. Rombongan yang secara meraton meninjau beberapa TPS di Kota Bengkalis itu dari mulai Jalan Pramuka Bengkalis Desa Senggoro, selanjutnya menuju Kelurahan Damon dan terakhir di Kelurahan Rimbas Sekampung itu menemukan keganjilan pada saat pencoblosan berlangsung. “Ke depan jika hal serupa terjadi lagi maka, Pemilu yang akan datang sangat merugikan bagi partai-partai yang ada dan masyarakat yang memiliki hak pilihnya banyak yang tidak tersalurkan aspirasinya, untuk itu kita berharap kinerja dan sistim KPU itu sendiri harus ditinjau ulang, dan disarankan harus mencari mekanisme yang tepat agar masyarakat tidak kecewa lagi,” ujar Syamsurizal.*** |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




