| Hari Ini, 1.162 TPS Siap Digunakan |
| Senin, 22 September 2008 | |
|
Laporan YON WAHYUDI, Tembilahan
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
SECARA serentak, Senin (22/9) ini 1.161 tempat pemungutan suara (TPS) di dua puluh kecamatan pada kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan pemungutan suara. 2.322 personel Linmas yang sudah diberdayakan juga bertugas mengamankan jalannya penyoblosan. 450 ribu jiwa yang terdaftar sebagai pemilih ditambah mereka yang tidak terdaftar sebagai pemilih namun benar-benar warga Inhil akan menyalurkan suaranya. Prosesnya dilaksanakan mulai pagi hari dan berakhir setelah semua warga telah menyalurkan suaranya. Untuk menunjang kegiatan itu, Ahad (21/9) KPUD Inhil sudah mengecek semua TPS dan menyatakan tiap TPS tersebut dalam kondisi siap menyelenggarakan pemungutan suara. Adapun metode yang dipakai dalam penghitungan suara, tidak pola quick count melainkan penghitungan konvensional. Oleh karena itu, kertas suara yang sudah dicoblos dan telah dilakukan penghitungan pada TPS, kembali dikirimkan ke PPK, setelah dilakukan penghitungan dikirimkan lagi ke KPUD Inhil untuk disahkan. Ketua KPUD Inhil, Edi Herlan Rusi menginstruksikan kepada TPS memberikan kesempatan kepada semua warga yang tidak mendapatkan kartu pemilih untuk menyalurkan suaranya sepanjang mengantongi surat keterangan dari RT setempat bahwasanya merupakan warga di lingkungan itu. Dia menyebut, persediaan kartu suara masih mencukupi untuk mengakomodir hal tersebut. Untuk memantau kesiapan penyelenggaraan pemungutan suara, KPUD Inhil terus menjalin komunikasi dengan PPK dan PPS. Karena itu, setiap hari, instansi ini melakukan koordinasi. ‘’Sebagaimana yang sudah menjadi kesepakatan bersama, oleh sebab itu seluruh warga yang benar-benar bermukim di suatu wilayah dapat menyalurkan hak suaranya. Untuk menghindari kemungkinan adanya penyalahgunaan itulah, perlu dijelaskan dengan surat keterangan dari RT setempat yang menjelaskan bahwa warga bersangkutan benar-benar menetap di wilayah itu,’’ sebut Edi Herlan Rusi kepada Riau Pos, Ahad (21/9). Adapun dua personel Linmas yang ditempatkan ke tiap TPS, sejak beberapa hari lalu sudah mendapatkan alokasi perlengkapan yang diperlukan. Personel Linmas ini mulai bertugas pada Ahad (21/9) hingga proses penyoblosan usai dilakukan. Sedangkan personel Satpol PP yang diterjunkan dalam pengamanan penyoblosan, pada Ahad (21/9) ditegaskan Kakan Satpol PP telah berada di wilayah tugasnya masing-masing. Di samping itu, instansi ini juga memperkuat pengamanan di Kantor KPUD Inhil. Untuk Kantor KPUD Inhil, pada Ahad (21/9) nuansanya sedikit berbeda karena di halamannya terdapat tenda khusus untuk personel Polres Inhil yang berjaga. Sedangkan pintu masuk yang biasanya terbuka lebar, kemarin hanya terbuka sekitar seperempatnya. ‘’Kami berharap warga menyalurkan suaranya dengan cara yang semestinya dan menghindari segala hal yang bisa menimbulkan sesuatu yang tidak diinginkan,’’ sebut Edi Herlan Rusi.*** |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|












