| Disiapkan TPS Terapung dan Berjalan |
| Senin, 22 September 2008 | |
|
160.934 Pemilih Berikan Hak Suara
Laporan RPG, Dumai Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya SEBANYAK 160.934 pemilih Pilkada Riau di Dumai yang berlangsung hari ini, Senin (22/9) akan memberikan suaranya memilih satu dari tiga pasang calon gubernur dan wakil gubernur Riau periode 2008-2013. Meliputi pasangan Chaidir-Suryadi Khusaini nomor urut satu, Rusli Zainal-Mambang Mit nomor urut dua dan pasangan R Thamsir Rachman-Taufan Andoso Yakin (Tampan) nomor urut tiga. Dari jumlah pemilih itu berasal dari lima kecamatan, 32 kelurahan dan 415 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Supaya para pemilih terdaftar tersebut bisa memberikan suaranya dalam Pilkada Riau tersebut, KPU menyiapkan TPS terapung untuk melayani pemilih di Kelurahan Batu Teritip, Sungai Sembilan dan TPS berjalan untuk pasien di sejumlah rumah sakit dan terdaftar sebagai pemilih. TPS berjalan dan terapung tidak luput dari pengawalan petugas Linmas dan Kepolisian, hal itu untuk mencegah tindakan yang tak diinginkan. Dalam setiap TPS akan dikawal oleh dua anggota Linmas yang bertugas hingga proses penghitugan suara dan menyampaikannya ke PPS yang terdapat di setiap kelurahan. Pilkada Riau 22 September ditetapkan oleh Mendagri H Mardianto sebagai hari libur khusus Provinsi Riau. Tujuan libur, supaya masyarakat memberikan hak suaranya di setiap TPS, tetapi kondisi riilnya telah banyak masyarakat (pemilih, red) berangkat mudik Idul Fitri 1429 H di luar Provinsi Riau. Persoalan lain tidak hanya itu, kendati terdaftar sebagai pemilih dalam Pilkada Riau, tetapi masih ada yang tidak mendapatkan kartu pemilih. Serta adanya temuan satu orang mendapatkan dua kartu pemilih. Hal ini sudah tentu bisa meningkatkan angka pemilih golput notabene terdaftar sebagai pemilih namun tak memilih atau tak ada pilihan. Ketua KPUD Dumai, Drs H Arman Abdullah didampingi Ketua Pokja Pemilih Pilkada Riau, Wan Akhyar Abizar ketika ditemui RPG di ruang kerjanya menjelaskan, bilamana ada masyarakat yang terdaftar sebagai pemilih Pilkada Riau namun tidak mendapatkan kartu pemilih masih memiliki hak untuk memberikan suara di TPS tempatnya berada. Syaratnya cukup dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan menyerahkan kepada petugas KPPS. Dalam kesempatan itu petugas akan mencocokan KTP dan daftar pemilih yang dimiliki. Apabila benar memiliki kesamaan alamat dan nama serta tanggal lahir, maka dia akan diberi surat suara untuk memilih pasangan yang diinginkan sesuai hati nurani. lebih tegas dikatakannya, masyarakat yang terdaftar sebagai pemilih namun tak menerima kartu pemilih memiliki hak untuk bisa menyoblos dengan membawa KTP. Terkecuali masyarakat yang tak terdaftar sebagai pemilih, maka dengan sendirinya dia tak ada hak untuk memilih. Wako dan Wawako Nyoblos di TPS Berbeda Kendati Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai, H Zulkifli AS dan H Sunaryo tinggal dalam satu komplek Pemko Dumai di Kelurahan Teluk Binjai. Namun dalam Pilkada Riau 22 September 2008 mereka berdua menyoblos di TPS berbeda. Posisinya Wali Kota Dumai beserta keluarga menyoblos di TPS 16, Kelurahan Teluk Binjai, begitu juga dengan Setdako Dumai, H Wan Fauzi Effendi dan keluarga. Sementara Wakil Wali Kota Dumai, H Sunaryo dan keluarga menyoblos di TPS 10, Kelurahan Sukajadi. Selanjutnya Ketua DPRD Dumai, H Ilyas Labay dan keluarga menyoblos di TPS 14, Kelurahan Simpang Tetap Darul Ichsan, Kecamatan Dumai Barat. Aparat Keamanan Siaga Pantauan RPG pada Ahad (21/9) siang kemarin, kesiapan aparat keamanan Polresta terlihat telah siaga penuh untuk mengamankan pelaksanaan penyoblosan suara. Beberapa pasukan yang disiagakan stand by di tenda berwarna coklat dan bertuliskan polisi yang ada di halaman Mapolresta Dumai. Tenda tersebut, terlihat tidak pernah kosong dari anggota Samapta. Kapolresta Dumai AKBP Drs Muharrom Riyadi, melalui Kasat Samapta AKP Zulkarnain mengatakan, tenda tersebut disiapkan untuk anggota yang siaga dalam rangka pelaksanaan penyoblosan suara. ‘’Tenda untuk anggota yang siap kapan saja diperlukan apa bila ada sesuatu yang kaitannya dengan pelaksanaan Pilkada nanti,’’ kata Zulkarnain, di sela-sela pemasangan tenda tersebut. Di tenda itu bukan hanya anggota saja, akan tetapi beberapa peralatan seperti perlengkapan anti huru hara juga dipersiapkan. Termasuk kendaraan truk Dalmas. Sedangkan, bagian anggota yang melakukan pengamanan terhadap logistik penyobolsan suara telah melakukan pekerjaannya mengawal kotak suara dan surat suara hingga ke kantor lurah.(wan/rio/hen) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|












