• Advertisement
  • Advertisement
  • Advertisement
  • Advertisement
  • Advertisement
Ahad, 06 Juli 2008 || 3 Rajab 1429 Hijriah
Total SportAragones Tiba di Turki

Sabtu, 05 Juli 2008

article thumbnail

Teras UtamaWapres Janji Tidak akan Naikkan Harga BBM Lagi

Sabtu, 05 Juli 2008

article thumbnail

Jadikan Perikanan Tulang Punggung SDA
Senin, 31 Desember 2007
XIII KOTO KAMPAR (RP) - Panen perdana perikanan, sekaligus temu ramah Forum Komunikasi Konsultan Keuangan Mitra Bank (KKMB) di Desa Koto Kampar, Sabtu siang (29/12) pukul 1030 WIB itu mengajak masyarakat untuk menjadikan perikanan sebagai tulang punggung sumber daya alam yang sangat penting.

Temu ramah yang berlangsung hingga ke pukul 12.30 WIB di aula Pusat Penelitian Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) Kabupaten Kampar itu, dihadiri Kepala Dinas Perikanan Perikanan Provinsi Riau, Prof Dr Tengku Dahril MSc, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kampar Drs Syahmanar S Umar.

Disamping itu juga dalam acara temu ramah tersebut Kepala Bank Indonesia (BI) Gatot, Deputi BI M Nasir, Ketua Komite BI M Nur, Kepala BPD Sarimadu Cabang Kabupaten Kampar Sapri, Camat Kampar Agustiar dan tokoh masyarakat tempatan.

Kepala Perikanan Provinsi Riau, Prof Dr Tengku Dahril MSc, yang ditemui Riau Pos seusai melakukan panen perdana di tambak ikan milik Suhaimi, mengatakan, hal ini sangat luar biasa. Apalagi kalau tambak seperti ini bisa dikelola dengan sebaik mungkin. Tidak tertutup kemungkinan semua masyarakat yang ada di Riau akan bisa mejadi orang kaya.

Menurut Tengku Dahril, apabila usaha budidaya perikanan khususnya perikanan darat ini dikelola dengan baik, setiap tahunnya akan bisa menghasilkan ikan 500 ribu ton pertahun.

Untuk 2007 saja, kata Tengku Dahril, Provinsi Riau sudah bisa mencapai 10 persen dari target tersebut. Atau sama dengan 50 ribu ton/tahun. ‘’Target kita hingga visi Riau 2020 nanti, penghasilan perikanan di Riau mencapai 10 kali lipat dari hasil yang ada sekarang,’’ ungkapnya.

Untuk itu, Tengku Dahril mengharapkan pihak perbankan untuk bisa memberikan dukungan kepada masyarakat, terutama Bank Indonesia sendiri. Karena kalau masyarakat hanya berharap dari dukungan pemerintah saja, tentunya hal ini sangat terbatas.

‘’Inilah yang sangat kita inginkan untuk mengajak bank dalam membangun perikanan ini. Baik itu dalam budi dayanya, pengolahannya, maupun dalam upaya pemasarannya. Bahkan sampai pada pasca panennya,’’ ujar T Dahril

Kepala Bank Indonesia, Gatot pada kesempatan yang sama juga mengatakan, apa yang dilakukan masyarakat Desa Koto Kampar, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar saat ini merupakan hal yang sangat potensial sekali, terutama untuk perikanan sendiri.

Perbankan dalam hal ini menurut Gatot, tentunya sangat berkepentingan sekali untuk bisa masuk sebagai akses yang saling menguntungkan. Terutama dalam segi memberikan pinjaman uang kepada masyarakat yang sangat membutuhkan dalam pengembangan usahanya, khususnya di bidang perikanan sendiri. ‘’Yang paling penting, mari kita jadikan perikanan ini sebagai tulang punggung sumber daya alam yang sangat penting,’’ tukasnya.(m)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 

StopGlobalWarming.org

Google
 

Ekonomi & Bisnis

article thumbnailPemerintah Evaluasi Perjanjian Kerja bersama Merpati

Sabtu, 05 Juli 2008

JAKARTA(RP)–Pemerintah akan mengevaluasi Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara karyawan dengan perusahaan penerbangan pelat merah tersebut. PKB yang berlaku saat ini dinilai merugikan...

Simak Juga

Metropolis

article thumbnailMobil Pribadi Beroperasi di Pelabuhan

Sabtu, 05 Juli 2008

KOTA (RP) - Para supir taksi resmi di Pelabuhan Sungai Duku gerah. Pasalnya, angkutan umum penumpang ilegal di pelabuhan internasional itu semakin hari semakin banyak saja. Saat ini...

Simak Juga