| Jadikan Perikanan Tulang Punggung SDA |
| Senin, 31 Desember 2007 | |
|
XIII KOTO KAMPAR (RP) - Panen perdana perikanan, sekaligus temu ramah Forum Komunikasi Konsultan Keuangan Mitra Bank (KKMB) di Desa Koto Kampar, Sabtu siang (29/12) pukul 1030 WIB itu mengajak masyarakat untuk menjadikan perikanan sebagai tulang punggung sumber daya alam yang sangat penting.
Temu ramah yang berlangsung hingga ke pukul 12.30 WIB di aula Pusat Penelitian Pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) Kabupaten Kampar itu, dihadiri Kepala Dinas Perikanan Perikanan Provinsi Riau, Prof Dr Tengku Dahril MSc, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kampar Drs Syahmanar S Umar. Disamping itu juga dalam acara temu ramah tersebut Kepala Bank Indonesia (BI) Gatot, Deputi BI M Nasir, Ketua Komite BI M Nur, Kepala BPD Sarimadu Cabang Kabupaten Kampar Sapri, Camat Kampar Agustiar dan tokoh masyarakat tempatan. Kepala Perikanan Provinsi Riau, Prof Dr Tengku Dahril MSc, yang ditemui Riau Pos seusai melakukan panen perdana di tambak ikan milik Suhaimi, mengatakan, hal ini sangat luar biasa. Apalagi kalau tambak seperti ini bisa dikelola dengan sebaik mungkin. Tidak tertutup kemungkinan semua masyarakat yang ada di Riau akan bisa mejadi orang kaya. Menurut Tengku Dahril, apabila usaha budidaya perikanan khususnya perikanan darat ini dikelola dengan baik, setiap tahunnya akan bisa menghasilkan ikan 500 ribu ton pertahun. Untuk 2007 saja, kata Tengku Dahril, Provinsi Riau sudah bisa mencapai 10 persen dari target tersebut. Atau sama dengan 50 ribu ton/tahun. ‘’Target kita hingga visi Riau 2020 nanti, penghasilan perikanan di Riau mencapai 10 kali lipat dari hasil yang ada sekarang,’’ ungkapnya. Untuk itu, Tengku Dahril mengharapkan pihak perbankan untuk bisa memberikan dukungan kepada masyarakat, terutama Bank Indonesia sendiri. Karena kalau masyarakat hanya berharap dari dukungan pemerintah saja, tentunya hal ini sangat terbatas. ‘’Inilah yang sangat kita inginkan untuk mengajak bank dalam membangun perikanan ini. Baik itu dalam budi dayanya, pengolahannya, maupun dalam upaya pemasarannya. Bahkan sampai pada pasca panennya,’’ ujar T Dahril Kepala Bank Indonesia, Gatot pada kesempatan yang sama juga mengatakan, apa yang dilakukan masyarakat Desa Koto Kampar, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar saat ini merupakan hal yang sangat potensial sekali, terutama untuk perikanan sendiri. Perbankan dalam hal ini menurut Gatot, tentunya sangat berkepentingan sekali untuk bisa masuk sebagai akses yang saling menguntungkan. Terutama dalam segi memberikan pinjaman uang kepada masyarakat yang sangat membutuhkan dalam pengembangan usahanya, khususnya di bidang perikanan sendiri. ‘’Yang paling penting, mari kita jadikan perikanan ini sebagai tulang punggung sumber daya alam yang sangat penting,’’ tukasnya.(m) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|







