Kamis, 20 November 2008 || 22 Zulqaidah 1429 Hijriah
Total SportRebutan Kepentingan

Kamis, 20 November 2008

article thumbnail

Teras UtamaPenginapan Jauh, JCH Terima 100 Riyal

Kamis, 20 November 2008

article thumbnail

Menguji Cagubri
Selasa, 16 September 2008
SAAT menjalankan Puasa Ramadan, umat memang diharuskan mempertebal iman dan selalu tabah dalam menghadapi hidup. Terlebih, bagi masyarakat Pekanbaru, misalnya, harus lebih tabah menghadapi cobaan.

Seperti yang diberitakan koran ini, 1.000 pengungsi kini tinggal di tenda-tenda bocor disebabkan rumah mereka terendam banjir. Ditambah pula, belakangan ini, curah hujan di Pekanbaru tinggi jika dibandingkan dengan kondisi biasanya. Hasilnya, tentu, bertambah penderitaan masyarakat yang sedang berada di tenta-tenda, bocor pula.

Tak hanya di Pekanbaru, seperti prakiraan cuaca dari BMG, banjir mulai akan merada di seluruh Riau, karena tren curah hujan yang tinggi. Artinya, jumlah rakyat Bumi Lancang Kuning ini harus menambah ketabahan semakin banyak.

Untung saja, secara bersamaan, para Calon Gubernur dan Wakil Gubernur (Cagubri dan Cawagubri) sedang gencar-gencarnya turun ke lapangan mengunjungi langsung masyarakat di lapangan. Melihat dan merasakan betul, apa yang dihadapi oleh masyarakat saat ini.

Tentu, musibah banjir dan memaksa sebagian masyarakat mengungsi hidup di tenda-tenda juga sudah dilihat langsung oleh Cagubri. Tentu, ujung dari tinjauan dan pantauan langsung Cagubri dan Cawagubri adalah kepedulian terhadap derita rakyat.

Saat berkampanye, para calon sudah bisa meresapi apa yang dirasakan masyarakat, terutama mereka yang tertimpa musibah yang memilukan, seperti banjir itu. Dan para calon pun sudah mendengarkan langsung apa keinginan masyarakatnya.

Tentu kita berharap, kampanye ini menjadi ajang ikat kontrak sosial, tiga pasangan tokoh panutan masyarakat Riau apakah terpilih atau tidak. Ujian bagi calon ini bukan karena nanti mereka terpilih dan memiliki tanggung jawab, namun harus ditegaskan bahwa terpilih atau tidak, harus sudah menjadi tanggung jawab. Sebab, berbuat untuk rakyat tak hanya baru dilakukan ketika sudah menjadi pemimpin alias dipilih rakyat. Dan yang kalah hilang tanggung jawabnya.

Justru karena tiga pasangan calon ini, sudah melewati berbagai seleksi, maka ketiga merupakan representasi pemimpin rakyat yang akan membela rakyat. Jadi tidak ada alasan perjuangan dan berbuat untuk rakyat berhenti karena tidak terpilih.

Paling tidak ada dua hal penting yang menjadi prasasti bagi Cagubri dan Cawagubri berbuat untuk rakyat. Pertama, saat Bulan Ramadan. Ramadan, bagi para calon ini bukan hanya untuk meningkatkan iman dan amal ibadan bagi individu saja, tapi lebih luas adalah sosial kemasyarakat, apalagi secara tidak langsung —dengan saringan awal dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Riau terpilih menjadi calon yang akan dipilih langsung oleh rakyat. Mereka adalah pemimpin yang wajib memperhatikan rakyatnya.

Kedua, turun langsung ke lapangan. Dengan melihat dan merasakan denyut nadi masyarakat paling bawah, apalagi yagn sedang mengalami musibah, secara otomatis, rasa dan momitmen untuk memberikan solusi jangka pendek dan jangka panjang muncul. Jangka pendek, para calon memberikan bantuan untuk meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah.

Jangka panjang, yaitu kebijakan untuk mereka yang tertimpa musibah setelah menjadi Gubri nanti. Tentu Gubri terpilih sudah memiliki solusi yang tepat bagaimana mengatasi derita rakyat. Paling tidak tahun depan atau lima tahun berikutnya rakyat tidak lagi ditimpa musibah yang sama di tempat yang sama. Inilah lahan ujian bagi Cagubri dan Cawagubri. Kita tunggu.***
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
epaper.riaupos.co.id

StopGlobalWarming.org

Google
 

Ekonomi & Bisnis

article thumbnailSubsidi Bunga KPR Layak Diberikan

Kamis, 20 November 2008

JAKARTA (RP) - Pemerintah diminta lebih proaktif dalam menggerakkan sektor properti di tanah air untuk menghindari terjadinya krisis subprime mortgage seperti yang terjadi di Amerika...

Simak Juga

Metropolis

article thumbnail”Bukan untuk Dibanggakan”

Kamis, 20 November 2008

KOTA (RP) — Penganugerahan Pamong Award 2008, disampaikan Wali Kota Pekanbaru Drs H Herman Abdullah MM bukan untuk dibangga-banggakan. Penghargaan tersebut dikatakannya merupakan...

Simak Juga