| Ada 31 Titik Rawan Kecelakaan |
| Selasa, 16 September 2008 | |
|
Rakor Arus Mudik Digelar
Laporan Molly Wahyuni, Bangkinang Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya BAGI masyarakat Riau yang hendak mudik Idul Fitri, diimbau untuk waspada dan berhati-hati karena dari hasil survey jajaran Satlantas Polres Kampar, ada 31 titik rawan kecelakaan lalu-lintas yang tersebar di tiga jalur mudik yang melintasi wilayah hukum Polres Kampar. Demikian terungkap dalam rapat koordinasi penanganan arus mudik yang dipimpin oleh Kapolres Kampar AKBP H MZ Muttaqien SH SIK, Senin (15/9) yang dihadiri juga oleh Wakapolres Kampar Kompol A Sapar Nasution, Kasat Lantas AKP Arie Prastya SIK, Kepala Satpol PP Drs A Mius, dinas/instansi terkait di Pemkab Kampar dan para perwira di Polres Kampar serta insan pers. Pada pertemuan tersebut, dipaparkan tentang kondisi terkini jalur mudik yang melintasi wilayah Kampar, yang telah disurvey oleh jajaran Satlantas Polres Kampar. Pertama, jalur Lintas Tengah yaitu antara Kubang, Kecamatan Siakhulu-Kamparkiri yang titik rawan kecelakaan di Km 1-2 Simpang Kubang, Km 19-20 Simpang Lubuk Sakat, Km 25-26 Simpang Perhentian Raja Desa Pantai Raja, Km 42-43 Desa Penghidupan, Km 57-58 Desa Kebun Durian, Km 73-74 Desa Lipatkain Selatan dan Km 79-80 Desa Lipatkain Selatan. Untuk jalur Lintas Barat yang diprediksi akan menjadi jalur yang paling padat yang melintasi wilayah Kampar, titik rawan kecelakaan antara lain berada di Km 19-20 Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang, Km 25 Desa Rimbo Panjang, Km 30-31 Rimbo Panjang, Km 36 Desa Koto Perambahan Kecamatan Kampartimur, Km 53 Desa Simpang Kubu Kecamatan Kampar, Km 54-55 Desa Kumantan, Km 55-56 Desa Batu Belah, Km 66 Desa Ganting Kecamatan Salo Timur, Km 67 SPBU Salo, Km 68 Tikungan Tajam Salo, Km 69-70 Rantau Berangin, Km 70-71 Desa Salo, Km 78 Rantau Berangin, Km 79 Rantau Berangin dan Km 89 XIII Kotokampar. Di Wilayah jalur Lintas Utara, daerah rawan kecelakaan lalu-lintas antara lain berada di Km 3-8 Kota Garo (jalan tikungan dan turunan), Km 16-18 Kota Garo (tikungan tajam berganda), Km 24-26 Kota Garo, Km 26-32 Desa Petapahan-Kota Garo, Km 35-36 Desa Gading Sari, Km 48-54 Desa Tanjung Sawit, Km 56-57 Petapahan-Suram, Km 59-60 Simpang Sewangi Desa Rimba Beringin dan Km 91-92 Desa Talang Danto. Di samping penjelasan tentang wilayah rawan kecelakaan lalu-lintas kemarin, dalam rapat juga dibahas tentang antisipasi alat berat dari Dinas PU Kimpraswil Kampar dan Provinsi Riau apabila terjadi longsor di jalur Riau-Sumbar. Kemudian, dinas terkait juga diminta mengantisipasi terjadinya lonjakan harga Sembako. Selain itu, diperlukan pula penertiban pedagang pasar tum-pah di pinggir jalan sepanjang arus mudik. ‘’Kami imbau agar seluruh pihak terkait untuk tetap saling koordinasi, dan saling memberikan informasi. Kita tetapkan posko utama ada di Polres Kampar, untuk berkoordinasi mengenai penanganan arus mudik,’’ tambah Kapolres.*** |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|




