| Segera Bayar THR Karyawan |
| Minggu, 14 September 2008 | |
|
Laporan Abu Kasim, Siak
Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya
WAKIL Bupati (Wabup) Kabupaten Siak Drs H OK Fauzi Jamil meminta pimpinan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Siak segera membayar Tunjungan Hari Raya (THR) bagi karyannya, minilal satu pekan menjelang Idul Fitri. Sehingga para karyawan yang bekerja di perusahaan swasta tidak kesulitan dalam memenuhi keperluan hidup. ‘’Kita melihat perusahaan swasta di Kabupaten Siak ini cukup banyak. Makanya kita berharap agar perusahaan memperhatikan hak-hak karyawanya dengan baik, yakni membayar THR sesegera mungkin,’’ tegas Wabup Siak Drs H OK Fauzi Jamil kepada wartawan, Sabtu (13/9) malam usai menghadiri safari Ramadan di Masjid Raya Desa Belading, Kecamatan Sabak Auh. Dikatakan OK Fauzi, sudah banyak keluhan karyawan tentang keterlambatan THR, dengan masukan ini, perusahaan harus segera mempersiapkan pembayaran THR, sepekan menjelang Idul Fitri. Tapi jika tiga hari menjelang Hari Raya Idul Fitri baru diserahkan, tentu dinilai kurang efektif. Karena keperluan karyawan terhadap keluarganya cukup besar. Makanya Wabup menegaskan, ketentuan tentang THR sudah diatur dalam undang-udang tenagakerja serta peraturan pemerintah. Makanya bagi karyawan yang tidak mendapatkan haknya sebagai karyawan berupa THR, maka dipersilahkan membuat laporan tertulis melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Siak. ‘’Kita berharap Disnaker Siak juga membuka posko pengaduan pembayaran THR, karena biasanya karyawan selalu bingung ingin mengadukan nasibnya kemana. Makanya melalui posko pengaduan THR ini mereka dengan mudah mendapatkan informasi serta bantuan moril kepada pemerintah untuk menuntut hak-haknya selama bekerja,’’ ujarnya. Selain itu, OK Fauzi mengingatkan, agar karyawan yang sudah mendapatkan gaji serta THR dari perusahaan tempatnya bekerja agar tidak bersikap boros dengan membelanjakan uangnya yang tidak sesuai dengan kemampuan pendapatannya. Ini penting, agar keperluan keluarga menjelang Hari Raya Idul Fitri yang tinggal dua pekan ini tetap terpenuhi. ‘’Jauhilah sifat mubazir dan boros dan belilah keperluan sehari-hari sesuai keperluan dan kemampuan yang ada. Jangan memaksakan kehendak dan menuruti hawa nafsu, sehingga membuat keluarga menjadi berantakan,’’ harapnya.*** |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|












