Remaja Islam Jangan Ikut Valentine Day
9 Februari 2010
522 klik
PANGKALANKERINCI (RP) - Majelis Pembina Remaja Masjid (MPRM) Kabupaten Pelalawan mengimbau agar Remaja Islam Kabupaten Pelalawan tidak mengadakan acara dan kegiatan valentine day.
Pesan ini disampaikan anggota MPRM Pelalawan H Azwar Zainal SAg kepada wartawan, Sabtu (6/2) di Pangkalankerinci. Menurutnya valentine day atau hari kasih sayang bukan tradisi Islami.
‘’Lebih banyak mendatangkan mudharat dan dosa besar, maka tidak patut umat Islam mengagungkanya. Kita mengimbau remaja Islam tidak ikut-ikutan merayakan valentine day itu,’’ kata Azwar Zainal.
Menurutnya tidak ada alasan hukum sedikitpun bagi ummat Islam untuk mengatakan valentine day sebagai suatu muamalah yang dibolehkan. Bahkan semua bentuk perayaan yang tertradisikan dalam valentine day itu sesungguhnya dilarang syarak. ‘’Katakanlah acara pesta diskotik, minuman keras, pergaulan bebas, narkoba, melakukan maksiat dan kemungkaran laki-laki dan perempuan. Semuanya merupakan dosa besar,’’ katanya.
Bahwa saling menyayangi merupakan sebuah anjuran, namun menurutnya tidak boleh diterapkan ala valentine day. ‘’Islam sebagai agama yang mulia di sisi Allah Swt, tidak ingin terjebak oleh budaya yang menghancurkan etika dan masa depan umatnya. Jadi untuk remaja Islam mari kita kembali ke Masjid, kita adakan kegiatan remaja Masjid dengan muzakkara menambah ilmu agama,’’ terangnya.
Ia juga mengimbau para orang tua agar menanamkan pengetahuan akidah dan akhlak yang cukup kepada anak-anak. Sebab menurutnya kemenangan penetrasi budaya barat yang mewarnai perilaku anak muda saat ini tak terlepas dari minimnya pengetahuan akidah dan akhlak itu. Upaya lainnya yang dapat dilakukan adalah mengawasi anak-anak remaja yang sudah terlanjur terpengaruh pada tradisi budaya barat.(bun)
|